Masyarakat Madani
Nama: ihsan helmi jauhari
prodi: ekonomi islam
tugas PPkn
Sewaktu SMA, apalagi kita yang mausuk jurusan IPS pasti
telah disuguhkan pelajaran sosiologi yang mana itu membahas kehidupan social
masyarakat. Dalam pembelajaran sosiologi pernah terdengar oleh kita salah
satunya masyarakat madani. Sebenarnya masyarakat madani itu apa?, sehingga kita juga harus mendapatkan
pembelajaran itu dan seberapa pentingkah di kehidupan social pada umumnya ?. Menurut buku sosiologi penerbit yudhistira,
masyarakat madani didefinisikan sebagai masyarakat yang mengakui akan kebebasan
individu untuk berharta serta terlepas dari hagemoni negara dan menekankan
kepada kebenaran individu yang bertanggung jawab. Dari penjelasan ini kita
simpulkan bahwasannya di zaman yang telah maju ini atau di era globalisasi ini
yang mana akses terhadap segala sesuatu telah mudah kita dapatkan begitu juga
dengan kebudayaan, bahasa,suku,ras dll juga kita ketahui. Karena itu lah
pentingnya masyarakat madani yang menjungjung tinggi kesetaraan individu. Jadi
diantara suku,ras,budaya dll itu derajat sama sehingga kita dengan mudah bisa
berbaur dengan yang lainnya dan tidak menganggap orang lain atau suku lain
rendah . dengan masyarakat madani kedamaian pun terjadi dan konflik antar
suku,ras,budaya dll semakin redup kita dengar.
Segala
sesuatu itu pasti ada yang namanya ciri-ciri begitu juga dengan masyarakat
madani. Menurut pendapat Hikam(dalam pendidikan,kebudayaan,dan masyarakat
madani Indonesia, H. A. R, Tilar, 2006), terdapat empat cirri yaitu:
a. kesukarelaan(Voluntery)
artinya
masyarakat madani terbentuk bukanlah karena paksaan melainkan suka rela
membentuk masyarakat madani sehingga mereka berkomitmen dengan tulus membentuk
masyarakat madani.
b. keswasembadaan(selfgenerating)
karena
mereka dengan suka rela membentuk masyarakat maka mereka sungkan untuk
menggantungkan hidupnya ke orang lain bahkan mereka mempunyai kepercayaan ntuk
membantu orang yang kurang mampu daripada dia sendiri.
c. keswadayaan(self supporting)
bisa
diartikan kemandirian terhadap negara. Dengan kita sungkan untuk menggantungkan
hidup ke orang lain maka kita juga akan sungkan menggantungkan ke negara.
d. keterkaitan pada nilai-nilai hukum yang disepakati
bersama
ini
menandakan bahwasannya masyarakat madani adalah suatu masyarakat yang
berlandaskan hukum, dan juga bukan negara kekuasaan.
Dengan demikian
masyarakat madani merupakan lankah awal untuk menuju masyarakat yang demokratis
yang mana menjungjung tinggi kebebasan yang dibatasi oleh norma-norma tertentu.
Dan dalam al quran pun dijelaskan bahwasannya kita ini semuanya sama entah beda
genre,suku,ras,kulit dll. Yang membedakan diantara manusia hanyalah ketakwaan
semata. Dan dapat disimpulkan bahwasannya masyarakat madani menggunakan konsep
al quran. Dan ini menandakan bahwasanya dengan menggunakan al quran dan as-
sunnah telah cukup membuat masyarakat yang damai, sejahtera maupun makmur. Bolehlah
kita bernegara ataupun bermasyarakat tapi jangan lupakan bahwasannya kita masih
dalam jirah islam.
#THELEMEK
Komentar
Posting Komentar